Ilustrasi Rakyat Papua.
MAKASSAR LAWAN MALAS.COM Menurut kami
rakyat papua tentang seluruh wartawan yang ada dinusantara ini sangat baik
tetapi kurang menpatkan kalimat dalam pemberitaannya.
Kurang menempatkan kalimat seketika dimuat berita
tentang penentuan nasib sendiri bagi bangsa papua barat, bukansemuanya.
Semua media yang ada di nusantara ini tetapi hanya
saya petik satu yaitu di media online (kompas.com).
“Dia mengatakan bahwa “pos tentara Nasional
indonesia (TNI) di banti Distrik tembagapura, ditembaki kelompok kriminal
bersenjata (KKB) sejak rabu 4/3/2020”.
Kami rakyat papua sangat tidak terima yaitu kata KKB. Jika semua wratawan tidak tau nama mereka
lalu kalian sebut KKB, berarti mereka adalah Tenrara Nasional Pembebasan Papua Barat disingkat menjadi (TPNPB).
Dalam hal itu,
seluruh wartawan Regional, Nasional bahkan Internasional perlu memahami, hanya
karena berita hoax rakyat jadi bingun.
Namun kami dari rakyat papua menegaskan kepada
peresiden RI bahwa mohon ditegaskan seluruh wartawan yang ada di senusantara
ini.
Namun kalau bapak JOKOWI DODO tidak teruskan lalu
hanya di media berarti apa yang anda katakan di KOMPAS.COM itu pun HOAX.
“kata presiden (JOKOWI) di media KOMPAS.COM bahwa
sebetulnya musuh terbesar kita adalah bukan corona tetapi berita HOAX, Kata
Jokowi kepada wartawan kompas.com, Jakarta Kamis, (5/3/2020).
Yang dikatan oleh peresiden Indonesia itu fakta
aktual saat ini, baik itu Sabang sampai Merauke.
"Untuk itu, kami dari ratyat papua barat akan
menunggu sampai tuntas, artinya berita kebohongan akan kurangi atau dimusnahkan
dari seluruh nusantara ini, Harapnya”.
Negara hadir karena rakyat bukan pejabat negara maka
saat ini permintaan dari ralyat paapua kepada presiden RI, perlu untuk tindak
lanjuti, Pungkasnya.
Oleh : Tua Gila Di Makassar.