Situasi Ini Di Asrama Kamasan IV Makassar.
MAKASSAR
LAWAN MALAS.COM
Mahasiswa/i papua di kota study makassar dikepung oleh ormas, TNI/POLRI serta
intel pada malam ini, Tanggal 09/08/2019.
TNI/POLRI
bersama ORMAS mereka datang di asrama kamasan cendrawasi IV makassar di Jln.
Lanto DG daeng pasewan nomor 09 tepat pada jam 20,00 wit.
“selagi
beberapa oknum-oknum masuk ke asrama mahasiswa provinsi papua tanpa alasan yang
jelas, pihak mahasiswa papua sangat tidak terima lalu mereka baku lepar dengan
batu, kayu dan lain sebagainya yang ada di sekitar itu.
Waktu
itu, yang dapat luka di pihak mahasiswa kena busur satu orang bernama (Linggudi
Wonda) namun pihak TNI/POLRI serta ORMAS ada satu tapi orang. Lemparan
batu lalu lansung bawa ke rumah sakit umum di kota makassar.
Setelah
beberapa menit kemudian, pihak mahasiswa/i papua dengan ormas baku debat lalu
kata Ormas “ kami datang atas dasar perinta dari Gubernur” lalu tuntutan dari
mahasiswa papu “kalau begitu kami akan bicara dengan Gubernur dia sendiri jadi
panggil Gubernur saja”.
Selagi
ada keributan dalam asrama papua, waktu itu Gubernur Sulawesi selatan
“Nurdin Abdullah, polda Sulawesi Selatan Irjen
Polisi Hamidin bersama Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu
Dwi Ariwibowo dan penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suaeb datang tepat pada
jam 20:25 malam.
Lalu gubernur Nurdin
Abdullah, dia mengatakan pada saat itu “ kalian bikin apa? Masalah sepele saja
terlalu lewat batas. Lalu mahasiswa papua mengatakan lagi dengan nada yang
keras bahwa pak itu bukan masalah sepele tapi kami bicara tentang harga
diri, kata mahasiswa saat itu”.
“Lalu
dilanjutkan lagi dengan Kapolrestabes Makassar,
Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan lagi “disini kita
perlu menjaga kenyamana kita bersama.
“Nanti saya akan jamin dan saya amankan, demi untuk saudara/i
saya dari papua yang merantau di kota study makassa, Kata Kapolrestabes
Makassar”.
Terus setelah Gubernu Sulawesi Selatan, Polda Sul-Sel,
Kapolrestabes dan Wali Kota Makassar tiba di asrama papua, Kesepakatan
waktu katanya mereka mau buat pernyataan sikap Hukum pada waktu yang dekat.
Pada
waktu itu, makasiswa/i papua yang biasa tidur di kos, kontrakan umumnya tidur
diluar dari asrama kamasan, mau ke asrama papua tapi ternyata semua mata jalan
yang menuju ke asrama papua ditutup oleh ORMAS dan TNI/POLRI tidak jadi ke
tempat tujuangnya.
Tetapi
setelah tiba jam 12: 20 masalah sedikit aman namun pihak ORMAS, TNI/POLRI masih
berada diluar kandang/pagar asrama kamasan Cendrawasi IV makassar.
Demikian
sekilas info yang pernah saya dengar selama keributan di asrama kamasan
Cendrawasih IV Makassar.
Penuis
salah satu mahasiswa papua yang berdomisili kota study makassar bernama Sumber
Badaki Bomaibo Tua Gila Di Makassar.